Kepala Desa Siru, Sumardi, menyambangi Kantor BNI Labuan Bajo, dan Kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Manggarai Barat di Labuan Bajo (10/03).

Kedatangan Kades Siru di Kantor BNI dan Kadin, merupakan kunjungan balasan, setelah sebelumnya Kepala BNI Labuan Bajo, dan Ketua Kadin Manggarai Barat mengunjungi kantor Desa Siru, guna membahasa berbagai persoalan yang dihadapi petani di Desa Siru.

Kunjungan balasan ini untuk membahas secara teknis proses, dan prosedur pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian di Bank BNI.

Christa Primaresta, Kepala BNI Cabang Labuan Bajo, mengatakan untuk tahap awal petani hanya foto copy KTP. Foto copy ini dimaksudkan, guna untuk mencari info Bank, apakah petani pernah mengajukan kredit atau tidak sebelumnya.

Kalo petani pernah melakukan kredit, dan bermasalah, ini akan menjadi pertimbangan pihak BNI untuk memberikan KUR kepada petani yang memiliki persoalan kredit tersebut. Ujar, Christa.

Setelah proses info Bank dilakukan, dan tidak memiliki persoalan, maka tahapan selanjutnya adalah petani melakukan foto copy KTP suami istri, dan foto copy Kartu Keluarga (KK).

Sementara, Ignasius Charles Angliwarman, Ketua Kadin Manggarai Barat, optimis dengan potensi pertanian di Desa Siru untuk membuat beras kemasan.

Disamping itu, Charles menantang Kepala Desa Siru, untuk menjadi pengecer pupuk dan obat – obat pertanian yang nantinya akan di kelola Bumdes Desa Siru.

Charles juga meminta Kades Siru untuk mendesain ikon Desa Siru, seperti patung padi atau patung beras.

(Telah Dibaca 35 kali, 1 Pengunjung hari ini)
Bagikan Berita