Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Tak ada yang mustahil jika seseorang ingin bersungguh – sungguh. Apa yang diharapkan pasti bisa tercapai.

Siapa yang sangka Haji Ardi, pria asal desa Siru, kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai barat bisa sukses menjadi anggota DPRD kabupaten Sleman daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2019 – 2014.

Atas keberhasilannya itu, ia pun Haji Ardi kembali ke desa Siru dan menggelar syukuran di kampung halamanya, di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat pada Minggu (20/10/2019).

Desa Siru, kecamatan Lembor adalah kampung kelahiran Haji Ardi yang terpilih menjadi anggota DPRD di kabupaten Sleman.

Syukuran Haji Ardi, pria asal desa Siru, kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai barat bisa sukses menjadi anggota DPRD kabupaten Sleman daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2019 – 2014 (Ist)

“Saya terpilih jadi anggota DPRD di perantauan, tentu tidak terlepas dari doa yang tulus dari masyarakat Manggarai Barat, khusunya Desa Siru”, katanya saat ditemui wartawan di sela – sela acara syukuran di Desa Siru.

Baginya, Manggarai Barat adalah tanah kelahiran yang membesarkan dirinya.

“Karenanya, saya tidak akan melupakan daerah ini, dan suatu saat saya akan kembali ke daerah ini,” kata Haji Ardi, anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Sejak tahun 1993, ungkapnya sembari menceritakan kisah hidupnya, dirinya merantau ke Yogyakarta, untuk kuliah di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

“Untuk biaya hidup dan perkuliahan, saya sempat jual mie rebus dan juga pernah jadi sales. Akumulasi dari banyak pengalaman ini, kemudian tahun 2011 saya memberanikan diri untuk mendirikan perusahaan ‘snack jadul arum manis’,” jelas anggota DPRD yang juga menjadi pengusaha muda ini.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla, dalam sambutanya mengapresiasi Haji Ardi yang bisa dipercaya menjadi anggota DPRD di negeri perantauan.

“Ini sesutu yang langka dan spektakuker. Saya respect dan menaruh hormat atas capain ini,” Jelas Dulla.

Pada kesempatan yang sama, Edistasius Endi, Ketua DPRD Kab. Manggarai Barat, mengatakan, pikiran dan ide Haji Ardi, jangan hanya di curahkan di Kabupaten Sleman.

“Daerah ini juga membetuhkan sentuhan tangan dingin Haji Ardi,” Kata Edi.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat, Mario Geong, mengatakan bahwa dirinya mengetahui secara persis tentang Kabupaten Sleman.

“Itu tempat berdirinya kampus – kampus bergengsi di Yogyakarta, seperti Univsrsitas Gadjah Mada (UGM). Saya berkeyakinan, Haji Ardi ini dipilih oleh kaum intelektual dan terdidik, ini sesuatu yang luar biasa,” Kata Maria, yang juga merupakan Alumni UGM.

Acara sykuran Haji Ardi ini juga dihadiri anggota DPRD Manggarai Barat, Pimpinan Partai Politik, Ketua KPUD Mabar, para Camat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah Kepala Desa di Lembor, dan Lembor Selatan.

Laporan : Jivansi Helmut

(Telah Dibaca 79 kali, 1 Pengunjung hari ini)
Bagikan Berita