Agrowisata Ngalor Kalo, Desa Siru, Kec. Lembor, Kab. Manggarai Barat menjadi destinasi wisata baru di Manggarai Barat.

Meski belum diresmikan oleh pemerintah daerah, tingkat kunjungan masyarakat ke pariwisata berbasis pertanian terus meningkat.

Realitas ini mendorong Dinas Pariwisata, Ekraf, dan Kebudayan Manggarai Barat, menggelar sosialisasi dan diskusi tentang Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fasmadewi), (20/03/2024). 

Kepala Dinas Pariwisata, Ekraf dan Kebudayaan, Stefanus Jemsasfori, mengatakan kehadiran Fasmadewi untuk penguatan kapasitas sumber daya, dan penguatan tata kelolo pengembangan desa wisata.

Dinas Pariwisata, Ekraf dan Kebudayaan akan menempatkan satu fasilitator di Desa Siru, yang akan menggali potensi dan kearifan lokal masyakarakat desa untuk dikembangkan untuk mendukung Agrowisata Ngalor Kalo.

Fasilitator akan bekerja di Siru selama kurang lebih 10 bulan untuk menggali potensi Desa Wisata, bersama masyarakat, Pokdarwis dan Pemerintah Desa”, Jelas Stefanus Jemsasfori.

Kepala Desa Siru, Sumardi, mengapresiasi langkah yang diambil Dinas Pariwisata, Ekraf dan Kebudayaan, yang memilih Desa Siru sebagai satu di antara dua Desa di Manggarai Barat untuk kegiatan Fasmadewi.

Agrowisata Ngalor Kalo adalah peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat Desa Siru.

Kehadiran Agrowisata Ngalor Kalo setidaknya memberi dampak positif bagi masyarakat desa,  namun di sisi lain masyarakat masih minim pengetahuan tentang tata kelola pariwisata.

Dengan adanya program Fasmadewi, kami merasa terbantukan karena ada fasilitator yang membantu masyarakat desa, untuk menggali potensi yang ada di Desa.

Syamlan, Ketua Pokdarwis Desa Siru, siap membantu fasilitator desa wisata untuk menggali potensi Desa, untuk memperkuat Agrowisata Ngalor Kalo.

Syamlan, berharap agar kedepannya Agrowisata Ngalor Kalo dikelola oleh masyarakat lokal melalui Pokdarwis yang ada di Desa.

Sosialisasi Fasmadewi ini dihadiri oleh Camat Lembor, Ketua dan Anggota BPD, Penjabat Desa Persiapan Siru Langkerembong, Tua Golo Siru, tokoh masyarakat, Fasilitator Desa Wisata dan Pokdarwis Desa Siru.

(Telah Dibaca 38 kali, 1 Pengunjung hari ini)
Bagikan Berita